Rabu, 17 September 2014

Cara Mudah Menghadapi kritikan Pedas


          Sang pencipta dan pemberi rizki yang Maha Mulia , Acapkali mendapat cacian dan cercaan dari orang – orang pandiryang tak berakal. Maka aapalagi saya, anda dan kita sebagai manusia yang selalu terpeleset dan salah. Dalam hidup ini, terutama jika anda seseorang yang selalu member, memperbaiki, mempengaruhi dan berusaha membangun, maka anda akan selalu menjumpai kritikan – kritikan yang pedas dan pahit. Mungkin pula , seekali anda akan mendapat cemoohan dan hinaan dari orang lain.
          Dan mereka tidak akan pernah diam mengkritik anda sebelum anda masuk kedalam liang bumi. menaiki tangga ke langit, dan berpisah dengan mereka. adapun bila anda masih berada di tengah – tengah mereka, maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat anda bersedih dan meneteskan air mata, atau membuat tempat tidur anda selalu gerah.
          perlu diingat, orang yang duduk diatas tanah takan pernah jatuh, dan manusia tidak akan pernah menendang anjing yang sudah mati. Adapun mereka, marah dan kesal kepada anda adalah karena mungkin anda mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk , atau harta. Jelasnya , anda di mata mereka adalah orang berdosa yang tak terampuni sampai anda melepaskan semua karunia dan nikmat allah yang ada pada diri anda, atau sampai anda meninggalkan semua sifat terpuji dan nilai – nilai luhur yang selama ini anda pegang teguh. Dan menjadi orang yang bodoh, pander, dan tolol adalah yang mereka inginkan dari diri anda.
          Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakana. Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan mereka. Bersikaplah laksana batu cadas, tetap kokoh berdiri meskipun diterpa butiran – butiran salju yang menderanya setiap saat. dan ia justru semakin kokoh karenanya. Artinya , jika anda merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti anda telah meluluskan keinginan mereka untuk mengotori dan mencemarkan kehidupan anda . Padahal yang terbaik adalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan menunjukan akhlak yang baik. Acuhkan saja mereka , dan janganlah pernah merasa tertekan oleh setiap upaya mereka untuk menjatuhkan anda. sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakikatnya merupakan ungkapan penghormatan untuk anda , yakni semakin tinggi derajat dan posisi yang anda duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.
          Betapapun , anda akan kesulitan membungkam mulut mereka dan menahan gerakan lidah mereka. yang anda mampu adalah hanya mengubur dalam – dalam setiap kritikan mereka , mengabaikan seolah – olah itu takpernah terjadi, dan cukup dengan mengomentari setiap perkataan mereka sebagaimana yang diperintahkan Allah.
{katakanlah (kepada mereka) : “matilah kamu karena kemarahanmu itu”} (QS. Ali-IMran:119)
          Bahkan anda juga dapat “menyumpal” mulut – mulut mereka dengan “potongan – potongan daging” agar diam seribu bahasa, dengan cara  memperbanyak keutamaan , memperbaiki akhlak, dan meluruskan setiap kesalahan anda. Dan bila anda ingin diterima oleh semua pihak, dicintai semua orang , dan terhindar dari cela , berarti anda telah menginginkan sesuatu yang mustahil terjadi dan mengangankan sesuatu yang terlalu jauh untuk diwujudkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar